• SMP MUHAMMADIYAH 10 SIDOARJO
  • ISLAMIC HOLISTIC SCHOOL

Dari Penonton Menjadi Penolong, Pesan Kuat di Balik Upacara Pagi Miosi

pwmu.co -

Pagi itu, Senin (06/04/2026), halaman SMP Muhammadiyah 10 Sidoarjo (Miosi) terasa berbeda.

Barisan siswa yang rapi, guru, dan karyawan yang berdiri khidmat, seolah menjadi saksi sebuah pesan penting yang melampaui rutinitas upacara bendera. Sebanyak 216 siswa mengikuti kegiatan tersebut dengan penuh perhatian.

Di tengah suasana yang tenang, Guru Bimbingan Konseling (BK) Miosi, Natasya Artamefilla Rahmiawan SPd, berdiri sebagai pembina upacara.

“Jadilah Penolong, Bukan Penonton”

Dengan suara yang lembut namun tegas, ia mengangkat tema yang begitu dekat dengan kehidupan siswa: “Jangan diam saat teman disakiti, jadilah penolong, bukan penonton” tegasnya.

Pesan itu tidak sekadar kalimat, melainkan refleksi dari realitas yang kerap terjadi di lingkungan sekolah.

Dengan pendekatan yang menyentuh, ia mengajak siswa untuk mengingat kembali pengalaman mereka. Pernahkah melihat teman diejek? Di-bully? Atau diperlakukan tidak baik?

“Kadang kita memilih diam. Kita hanya melihat. Kita takut dikira ikut campur” tuturnya, mengajak siswa merenung.

Namun, ia menegaskan bahwa diam bukanlah pilihan yang netral. Diam, dalam situasi seperti itu, justru dapat menjadi bentuk pembiaran. “Sadarkah kita? Diam saat melihat teman disakiti, sama saja kita membiarkan hal itu terus terjadi,” lanjutnya.

Dalam suasana hening yang penuh makna, pesan itu terasa menggugah. Menjadi penonton memang mudah—cukup melihat tanpa bertindak. Namun menjadi penolong, menurutnya, membutuhkan keberanian dan kepedulian.

Ia memahami ketakutan yang mungkin dirasakan siswa. Rasa khawatir akan ikut menjadi sasaran atau merasa bahwa hal tersebut bukan urusan pribadi seringkali menjadi alasan untuk tidak bertindak.

Namun ia menekankan bahwa kebaikan tidak selalu harus dimulai dari hal besar. “Kadang, tindakan sederhana bisa sangat berarti” ujarnya.

4 Langkah Konkret 

Melalui bahasa yang sederhana dan aplikatif, ia membagikan empat langkah konkret yang dapat dilakukan siswa ketika melihat temannya disakiti.

Mulai dari berani menegur dengan santun, tidak ikut menertawakan, menjadi teman yang baik, hingga berani melapor kepada guru BK. Ia menegaskan bahwa melapor bukanlah bentuk mengadu, melainkan wujud kepedulian.

Pesan-pesan tersebut tidak hanya bersifat normatif, tetapi juga membangun kesadaran kolektif bahwa lingkungan sekolah yang aman dan nyaman adalah tanggung jawab bersama.

“Lingkungan yang baik dimulai dari diri sendiri” ungkapnya.

Upacara pagi itu pun berubah menjadi ruang refleksi bersama. Bukan sekadar seremoni, tetapi momentum untuk menanamkan nilai empati, keberanian, dan kepedulian sosial kepada seluruh warga sekolah.

Di akhir amanatnya, ia mengajak siswa untuk menjadi pribadi yang tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga kuat secara moral. Anak-anak yang berani membela kebenaran, yang tidak hanya melihat, tetapi juga bertindak.

Karena, seperti yang ia sampaikan dengan penuh makna, satu tindakan kecil hari ini bisa menjadi penyelamat bagi orang lain.

Pagi itu, di halaman Miosi, sebuah pesan sederhana telah ditanamkan: bahwa kebaikan membutuhkan keberanian, dan setiap siswa memiliki peran untuk menciptakan lingkungan yang lebih manusiawi.

Komentari Tulisan Ini
Tulisan Lainnya
Semangat Suroboyoan ala Miosi Menggema di Malaysia

  Tagar.co – Suasana sore di Kolej Profesional Mara Bandar Melaka, Malaysia pada Kamis (30/4/2026) terasa berbeda. Riuh tepuk tangan dan sorak penonton meng

04/05/2026 14:59 - Oleh SMP Muhammadiyah 10 Sidoarjo - Dilihat 1 kali
Siswa Miosi Sidoarjo Kenalkan Batik Lokal lewat Pop-Up Book, Raih Penghargaan Internasional

  Empat siswa SMP Muhammadiyah 10 Sidoarjo sukses memukau ajang MYPO 3.0 di Malaysia lewat inovasi pop-up book batik Sidoarjo yang memadukan visual 3D, nilai sosia

04/05/2026 14:57 - Oleh SMP Muhammadiyah 10 Sidoarjo - Dilihat 1 kali
Naik Kereta Gantung Genting Highlands, Siswa Sidoarjo Rasakan Pengalaman Baru

Melayang di ketinggian 1.800 mdpl di Genting Highlands, siswa Sidoarjo menikmati pengalaman baru yang mendebarkan. Tagar.co — Kabin kereta gantung i

04/05/2026 14:56 - Oleh SMP Muhammadiyah 10 Sidoarjo - Dilihat 1 kali
IPM SMP Miosi Gelar Lomba Fashion Show Busana Daerah

Tagar.co — Riuh suara siswa, warna-warni busana daerah, serta semangat kebersamaan menyatu dalam satu peringatan Hari Kartini di SMP Muhammadiyah 10 Sidoarjo (Miosi), Selasa (21/4

04/05/2026 14:53 - Oleh SMP Muhammadiyah 10 Sidoarjo - Dilihat 2 kali
Kajian Wali Murid SMP Miosi Bahas Strategi 3R untuk Tingkatkan Kualitas Ibadah

Tagar.co — ​Pagi itu, Sabtu, 4 April 2026, di Masjid At-Tanwir SMP Muhammadiyah 10 Sidoarjo (SMP Miosi) hadir puluhan wali murid dengan senyum merekah. Mereka datang untuk memba

04/05/2026 14:51 - Oleh SMP Muhammadiyah 10 Sidoarjo - Dilihat 1 kali
Pra Raker Miosi, Ada Metafora Burung Jadi Laba-Laba

Pra Raker SMP Miosi mengusung tema Menguatkan Kemandirian dan Inovasi Sekolah dalam Mewujudkan Pendidikan Holistik Islami. Forum ini menjadi ruang refleksi sekaligus proyeksi langkah ke

04/05/2026 14:49 - Oleh SMP Muhammadiyah 10 Sidoarjo - Dilihat 1 kali
Materi Jurnalistik Menjadi Sarapan Pagi PIP IPM SMP Miosi

Tagar.co — Materi jurnalistik menjadi sarapan pagi tujuh anggota bidang Pengkajian Ilmu Pengetahuan (PIP) Ikatan Pelajar Muhammadiyah (IPM) Ranting SMP Muhammadiyah 10 Sidoar

04/05/2026 14:46 - Oleh SMP Muhammadiyah 10 Sidoarjo - Dilihat 1 kali
Masjid At-Tanwir Miosi Diresmikan Mendikdasmen Abdul Mu’ti

Mendikdasmen Abdul Mu’ti meresmikan Masjid At-Tanwir Miosi. Selain itu Gedung Buya Hamka Muhida dan Gedung Jenderal Sudirman Musasi. Ketiganya sebagai pusat pendidikan dan pencera

04/05/2026 14:43 - Oleh SMP Muhammadiyah 10 Sidoarjo - Dilihat 1 kali
Halalbihalal Miosi: Perkuat Ukhuah, Apresiasi Amal Ramadan Siswa

Selain mempererat persaudaraan, sekolah juga memberi penghargaan kepada siswa yang aktif beribadah melalui program Miosi Smart Card. Tagar.co — Suasana hangat dan pen

04/05/2026 14:04 - Oleh SMP Muhammadiyah 10 Sidoarjo - Dilihat 0 kali
Panggung Ekspresi Siswa Miosi, Unleash Your Inner Talent

Panggung ekspresi SMP Miosi di puncak acara menjadi momen emosional ketika siswa menyanyikan lagu Ayah Ibu, lalu memberikan bunga mawar untuk orang tuanya. Tagar.co – Aula At-Tan

04/05/2026 14:02 - Oleh SMP Muhammadiyah 10 Sidoarjo - Dilihat 1 kali