Semangat Suroboyoan ala Miosi Menggema di Malaysia
Riuh tepuk tangan dan sorak penonton mengiringi penampilan delapan siswa SMP Muhammadiyah 10 Sidoarjo (Miosi) dalam ajang Moslem Youth Project Olympiad and Culture Exchange (MYPO) 3.0.
Mereka hadir bukan sekadar tampil, tetapi membawa warna khas budaya Jawa Timur yang ceria dan penuh semangat.
Penampilan dibuka dengan gaya unik yang langsung mencuri perhatian. Secara bergantian, para siswa melontarkan seruan khas kuliner Surabaya dengan penuh ekspresi:
“Tee sateee!” seru Haikal. “Rujak cingurr!” sambung Calista. “Rek ayo di tumbas bandeng e!” ujar Iben penuh semangat. “Rek ayo rek lontong kupang e!” tutup Rara, disambut gelak tawa penonton.
Dari pembuka yang ringan dan menghibur, suasana langsung berubah menjadi meriah ketika musik “Rek Ayo Rek” mengalun.
Dengan gerakan tari sederhana namun energik, para siswa menari kompak, menggambarkan keceriaan muda-mudi Surabaya yang berjalan-jalan di kawasan Tunjungan.
Setiap langkah dan ayunan tangan mereka seolah menghidupkan suasana jalanan kota pahlawan di panggung internasional.
Delapan siswa yang tampil adalah Muhammad Ibnul Mubarrok (IX A), Haikal Ferdie Hantero Rubbed (VII A), Alena Devi Amarta (VIII C), Alya Kirani (VIII C), Zafira Oktafia Rachmat (VIII C), Masayu Gandasari Ramadhani (VIII C), Callysta Elysia Putri (VII C), dan Alya Azzahra Ardyasa (VII C).
Meski berasal dari latar kemampuan yang beragam, mereka berhasil menyatukan energi dalam satu harmoni penampilan.
Di balik penampilan yang memukau, tersimpan proses panjang yang penuh tantangan. Guru pendamping, Arzeti Zalza Bilbina, S.Pd., mengungkapkan bahwa persiapan tim tidaklah mudah.
“Harapannya tentu mereka bisa menunjukkan hasil terbaik. Kesalahan saat latihan diupayakan seminimal mungkin agar penampilan bisa maksimal,” ujarnya.
Namun, perjalanan menuju panggung internasional itu tidak selalu mulus. Waktu persiapan yang terbatas, ditambah kesibukan masing-masing anggota menjadi kendala tersendiri. Beberapa siswa bahkan harus memulai dari nol dalam belajar menari.
“Sebagian masih merasa malu, kekompakan juga belum sepenuhnya terbentuk, dan cukup sulit mengumpulkan anggota secara lengkap saat latihan,” tambahnya.
Meski demikian, keterbatasan tersebut tidak menyurutkan semangat mereka. Justru dari proses itulah tumbuh rasa kebersamaan, keberanian, dan tanggung jawab.
Setiap gerakan yang ditampilkan di panggung menjadi bukti bahwa mereka telah melewati proses belajar yang tidak sederhana.
Penampilan ini bukan hanya tentang tari dan lagu, tetapi juga tentang identitas, kerja sama, dan keberanian tampil di tingkat internasional.
Lagu Rek Ayo Rek yang mereka bawakan menjadi jembatan budaya—menghubungkan semangat khas Surabaya dengan dunia yang lebih luas. (#)
Jurnalis Mahyuddin Syaifulloh. Penyunting Ichwan Arif.
Komentari Tulisan Ini
Tulisan Lainnya
Siswa Miosi Sidoarjo Kenalkan Batik Lokal lewat Pop-Up Book, Raih Penghargaan Internasional
Empat siswa SMP Muhammadiyah 10 Sidoarjo sukses memukau ajang MYPO 3.0 di Malaysia lewat inovasi pop-up book batik Sidoarjo yang memadukan visual 3D, nilai sosia
Naik Kereta Gantung Genting Highlands, Siswa Sidoarjo Rasakan Pengalaman Baru
Melayang di ketinggian 1.800 mdpl di Genting Highlands, siswa Sidoarjo menikmati pengalaman baru yang mendebarkan. Tagar.co — Kabin kereta gantung i
IPM SMP Miosi Gelar Lomba Fashion Show Busana Daerah
Tagar.co — Riuh suara siswa, warna-warni busana daerah, serta semangat kebersamaan menyatu dalam satu peringatan Hari Kartini di SMP Muhammadiyah 10 Sidoarjo (Miosi), Selasa (21/4
Kajian Wali Murid SMP Miosi Bahas Strategi 3R untuk Tingkatkan Kualitas Ibadah
Tagar.co — Pagi itu, Sabtu, 4 April 2026, di Masjid At-Tanwir SMP Muhammadiyah 10 Sidoarjo (SMP Miosi) hadir puluhan wali murid dengan senyum merekah. Mereka datang untuk memba
Pra Raker Miosi, Ada Metafora Burung Jadi Laba-Laba
Pra Raker SMP Miosi mengusung tema Menguatkan Kemandirian dan Inovasi Sekolah dalam Mewujudkan Pendidikan Holistik Islami. Forum ini menjadi ruang refleksi sekaligus proyeksi langkah ke
Materi Jurnalistik Menjadi Sarapan Pagi PIP IPM SMP Miosi
Tagar.co — Materi jurnalistik menjadi sarapan pagi tujuh anggota bidang Pengkajian Ilmu Pengetahuan (PIP) Ikatan Pelajar Muhammadiyah (IPM) Ranting SMP Muhammadiyah 10 Sidoar
Masjid At-Tanwir Miosi Diresmikan Mendikdasmen Abdul Mu’ti
Mendikdasmen Abdul Mu’ti meresmikan Masjid At-Tanwir Miosi. Selain itu Gedung Buya Hamka Muhida dan Gedung Jenderal Sudirman Musasi. Ketiganya sebagai pusat pendidikan dan pencera
Dari Penonton Menjadi Penolong, Pesan Kuat di Balik Upacara Pagi Miosi
pwmu.co - Pagi itu, Senin (06/04/2026), halaman SMP Muhammadiyah 10 Sidoarjo (Miosi) terasa berbeda. Barisan siswa yang rapi, guru, dan karyawan yang berdiri khidmat, seo
Halalbihalal Miosi: Perkuat Ukhuah, Apresiasi Amal Ramadan Siswa
Selain mempererat persaudaraan, sekolah juga memberi penghargaan kepada siswa yang aktif beribadah melalui program Miosi Smart Card. Tagar.co — Suasana hangat dan pen
Panggung Ekspresi Siswa Miosi, Unleash Your Inner Talent
Panggung ekspresi SMP Miosi di puncak acara menjadi momen emosional ketika siswa menyanyikan lagu Ayah Ibu, lalu memberikan bunga mawar untuk orang tuanya. Tagar.co – Aula At-Tan