Psikolog Bercerita, Berteman Tanpa Menyakiti
Miosi—Psikolog bercerita tentang akibat bullying. Hal tersebut disampaikan pada siswa SMP Muhammadiyah 10 Sidoarjo (Miosi), di aula Miosi, Jumat (25/10/2024).
Psikolog Wahida Nurul Millah Mpsi menjelaskan perbedaan perundungan dan bercanda, “Kalau bercanda itu membicarakan sesuatu yang seru atau lucu, kalau bullying itu menyakiti, bisa perasaan maupun fisik,” terangnya.
Dia menambahkan pelaku perundungan sebenarnya ingin dapat perhatian dari orang lain, dia kurang percaya diri, atau ada perasaan dia merasa lebih dari orang lain. Selain itu penyebab bullying bisa diawali permusuhan atau karena rasa kesal di antara pertemanan.
Lebih lanjut dia menjelaskan macam-macam bullying, bullying bisa secara fisik, verbal, maupun siber, “Fisik bisa berupa memukul, menendang, mendorong, menjambak, verbal bisa mengejek, memanggil nama buruk, mengancam, dan menyebarkan gosip, sedangkan siber menghina atau mengancam melalui media sosial atau chat room,” ujarnya.
Anak-anak diajak melihat video dengan tokoh Biyani. Video Biyani berisi tentang salah satu dampak perundungan yakni rasa ketakutan untuk berangkat sekolah. Selain itu ditayangkan video dengan tokoh Buyung yang dibullying karena badannya kurang tinggi, sehingga Buyung membeli obat penambah tinggi badan, diminum lalu obat tersebut habis, sampai dia tidak punya uang lagi untuk membeli obat tersebut, hingga akhirnya dia mencuri. Akhirnya dia ketahuan mencurinya, lalu diviralkan oleh teman-temannya hingga Buyung stress.
Wahida menjelaskan bahwa dampak bullying sangat besar, “Kadang di media sosial kita melihat sepotong-potong, seperti kasus Buyung tadi, yang diviralkan kasus mencurinya, padahal dia mencuri awalnya karena ada bullying dari teman-temannya, sehingga dampak bullying ini bisa kemana-mana,” ujarnya.
Dampak bagi korban bullying yakni secara emosional bisa rasa ketakutan, cemas, harga diri rendah, depresi. Secara akademis bisa penurunan konsentrasi belajar, prestasi menurun, absen dari sekolah, secara sosial bisa kesulitan menjalin hubungan hingga mengisolasi diri.
Dia menekankan bullying harus di lawan, “bullying telah menjadi sebuah tindakan pelanggaran hukum yang mengkhawatirkan, Indonesia masuk dalam empat negara dengan kasus bullying tertinggi di dunia. Stand Up, Speak Out, tetap peecaya diri dan hadapi tindakan dengan berani, simpan bukti-bukti bullying dan laporkan,” jelasnya.
Wahida berpesan agar teman-teman yang melihat perundungan tidak boleh diam, tidak boleh ikut, coba untuk melerai, kalau memang sulit dilakukan, minta tolong ke orang dewasa, bisa ke guru, ke orang tua. “Melaporkan hal salah itu bukan cepu, tapi sesuatu yang benar. Teman mendukung korban, temani teman kita yang butuh dukungan, jadilah manusia yang memanusiakan,” pungkasnya. (Mahyuddin Syaifulloh)
Suasana Kegiatan


Komentari Tulisan Ini
Tulisan Lainnya
Lerak Eco Soap, Inovasi Siswa Miosi Mencuri Perhatian di Ajang Internasional
Lerak, biji yang bisa dipakai sabun tradisional menjadi eksperimen siswa SMP Miosi. Ketika dipamerkan di luar negeri menarik perhatian pengunjung. Tagar.co – Deretan stan inovasi
Semangat Suroboyoan ala Miosi Menggema di Malaysia
Tagar.co – Suasana sore di Kolej Profesional Mara Bandar Melaka, Malaysia pada Kamis (30/4/2026) terasa berbeda. Riuh tepuk tangan dan sorak penonton meng
Siswa Miosi Sidoarjo Kenalkan Batik Lokal lewat Pop-Up Book, Raih Penghargaan Internasional
Empat siswa SMP Muhammadiyah 10 Sidoarjo sukses memukau ajang MYPO 3.0 di Malaysia lewat inovasi pop-up book batik Sidoarjo yang memadukan visual 3D, nilai sosia
Naik Kereta Gantung Genting Highlands, Siswa Sidoarjo Rasakan Pengalaman Baru
Melayang di ketinggian 1.800 mdpl di Genting Highlands, siswa Sidoarjo menikmati pengalaman baru yang mendebarkan. Tagar.co — Kabin kereta gantung i
IPM SMP Miosi Gelar Lomba Fashion Show Busana Daerah
Tagar.co — Riuh suara siswa, warna-warni busana daerah, serta semangat kebersamaan menyatu dalam satu peringatan Hari Kartini di SMP Muhammadiyah 10 Sidoarjo (Miosi), Selasa (21/4
Kajian Wali Murid SMP Miosi Bahas Strategi 3R untuk Tingkatkan Kualitas Ibadah
Tagar.co — Pagi itu, Sabtu, 4 April 2026, di Masjid At-Tanwir SMP Muhammadiyah 10 Sidoarjo (SMP Miosi) hadir puluhan wali murid dengan senyum merekah. Mereka datang untuk memba
Pra Raker Miosi, Ada Metafora Burung Jadi Laba-Laba
Pra Raker SMP Miosi mengusung tema Menguatkan Kemandirian dan Inovasi Sekolah dalam Mewujudkan Pendidikan Holistik Islami. Forum ini menjadi ruang refleksi sekaligus proyeksi langkah ke
Materi Jurnalistik Menjadi Sarapan Pagi PIP IPM SMP Miosi
Tagar.co — Materi jurnalistik menjadi sarapan pagi tujuh anggota bidang Pengkajian Ilmu Pengetahuan (PIP) Ikatan Pelajar Muhammadiyah (IPM) Ranting SMP Muhammadiyah 10 Sidoar
Masjid At-Tanwir Miosi Diresmikan Mendikdasmen Abdul Mu’ti
Mendikdasmen Abdul Mu’ti meresmikan Masjid At-Tanwir Miosi. Selain itu Gedung Buya Hamka Muhida dan Gedung Jenderal Sudirman Musasi. Ketiganya sebagai pusat pendidikan dan pencera
Dari Penonton Menjadi Penolong, Pesan Kuat di Balik Upacara Pagi Miosi
pwmu.co - Pagi itu, Senin (06/04/2026), halaman SMP Muhammadiyah 10 Sidoarjo (Miosi) terasa berbeda. Barisan siswa yang rapi, guru, dan karyawan yang berdiri khidmat, seo